[Sinopsis] Operation Proposal Episode 15

Episode 15 : Hanya karena kita tidak bersama, bukan berarti aku tak mencintaimu

"Jika aku menjauh dari Yi Seul, suatu saat aku akan mempu me lupakannya. Sampai sekarang aku adalah orang yang paling dekat dengan Yi Seul".
Episode 15 dimulai dengan kenangan selama BAek Ho kembali ke masa lalu. Bagaimana ia yang begitu beruntung bisa kembali ke masa lalu, namun ternyata ia tak bisa mengubah masa depannya. Hal itu malah membuat Yi Seul meninggal dunia. Penyesalan terbesar Baek Ho. Apalagi Konduktor tidak mau keluar.

Masih di tempat Baek Ho biasa latihan baseball, ia duduk dan melihat ponsel Yi Seul. Baek Ho melihat note di ponsel Yi Seul. Sederet kegiatannya sebelum ia meninggal. Ada sebuah pertemuan antara Yi Seul dan Mr. Jonshon di Busa n. Baek Ho merasa ada yang aneh dengan hal itu.

Baek Ho membuka sebuah video yang akan dikirim / sudah dikirim ke Mr. Jonshon. Itu adalah video tentang Baek Ho yang sedang melempar bola. Dalam video itu Yi Seul memperkenalkan Baek Ho sebagai pitcher dari Bastards. Sepertinya itu seperti sebuah video profil seseorang. Yi Seul ingin mendaftarkan Baek Ho sebagai pitcher dalam sebuah Tim Dunia yang di asuh oleh Jhonson.

Kemudian Baek Ho bertemu dengan seseorang, sepertinya perwakilan Jonshon dan juga penerjemah. Ia sepertinya di wawancarai. Jelas, Yi Seul memperkenalkan BAek Ho pada mereka. Dan mereka tertarik sehingga ingin mengetahui tentang BAek Ho dalam hal baseball lebih banyak lagi. Mr. Jonshon sangat tertarik pada Baek Ho, melihat videonya saja Mr. Jonshon sudah ingin membawanya ke Triple A. Mr. Jonshon ingin bertemu Baek Ho saat ia berada di Busan nanti.

Baek Ho berdiri di dekat lapangan baseball dan berteriak. Ia marah pada Yi Seul karena melakukan terlalu banyak untuk Baek Ho, sehingga membuat Yi Seul malah terluka.
"Semuanya adalah salahku. Yi Seul benar-benar mati karena kesalahanku".

Baek Ho pergi ke kedai ibunya. Ibunya menuangkan minuman. Ibu khawatir melihat Baek Ho dan menyuruhnya minum pelan-pelan. Baek Ho bertanya apakah Yi Seul datang kesana. Ibu mengiyakan. Baek Ho marah dan bertanya lagi apa yang kali ini ibunya lakukan. Ibu berkata sejak kejadian dulu, Yi Seul hanya datang sekali, itu pun secara tiba-tiba. Ibu berkata kalau Yi Seul bertanya tentang Ayah BAek Ho. Baek Ho terkejut. Ibu berkata Yi Seul bertanya orang seperti apa dia, bagaimana dan kapan dia meninggal.

Flashback
Baek Ho teringat sebuah kenangan. Saat ia sedang istirahat latihan, ia duduk di tepi lapangan. Yi Seul datang membawakan minuman. Saat itu ada ayah dan anak yang sedang bermain baseball. Baek Ho tersenyum melihat mereka. Yi Seul memperhatikan Baek Ho. Seolah ia tahu Baek Ho pasti merindukan ayahnya.

Lalu setelah selesai latihan, mereka bertemu lagi dengan ayah dan anak itu yang akan ke pemandian. Baek Ho memperhatikannya lagi. Yi Seul juga melihat Baek Ho dan mengajaknya ke pemandian. Tapi Baek Ho menolak. Ia lalu berkomentar pada Yi Seul, padahal Yi Seul akan menikah lusa, tapi kenapa Yi Seul seolah tak ada pekerjaan. Biasanya pengantin wanita itu sibuk berbelanja dan dipijit, sedangkan Yi Seul malah panas-panasan. Baek Ho komentar ia kasihan pada Pelatih nantinya yang harus menikah dengan Yi Seul. Yi Seul tersinggung. Baek Ho segera kabur dengan sepeda Yi Seul (Ya ampuuuuuuuuuun,, cute banged sih pasangan ini^^).

Tapi Yi Seul memang perhatian pada BAek Ho. Ia mengajak ayah dan ibunya kepemandian umum. ia juga mengajak Baek Ho.  Ibu berkomentar kalau ayah tidak kepemandian umum karena ayah tak punya naak laki-laki, jadi kali ini Baek Ho yang diajak. Ayah berkata Baek Ho akan menggosok punggungnya nanti. mereka tertawa dan masuk kesana.

Selesai mandi. Yi Seul dan BAek Ho duduk di ayunan taman. KYAAAAAAAA!!!! Mereka minum yoghurt kesukaan Yi Gak!!! (Sepertinya,, T____T masih demam RP). Yi Seul bertanya apa Baek Ho lelah karena menggososk punggung ayahnya. Baek Ho menjawab tidak, justru ia pikir ayah yang lelah, karena ayah begitu semangat sehingga ia pikir punggungnya rontok. Yi Seul khawatir dan memeriksa. Tapi Baek Ho berkata ia baik-baik saja.

Mereka duduk lagi. Yi Seul bertanya mengapa Baek Ho tak pernah menceritakan tentang ayahnya. Baek Ho berkata ia tak ingat jadi apa yang ia ceritakan. Yi Seul bertanya lagi, apakah Baek Ho memang sama sekali tak ingat?
Baek Ho berkata saat itu ia masih kecil, ibunya juga tak pernah menceritakan ayahnya. Dan lagi pula ibu tak menyimpan foto ayah. Pasti ayahnya orang yang jahat. Yi Seul bertanya apa Baek Ho merindukan ayahnya. Baek Ho menjawab ia bahkan tak ingat, bagaimana mungkin merindukannya. Dari pada merindukannya ia kadang berharap memiliki seorang ayah.  Yi Seul bertanya kapan. Baek Ho : Saat melihat ayah yang mengajari anaknya bermain base ball, saat melihat ayah membelikan anaknya minuman, atau seperti hari ini, saat ayah mengajak anaknya kepemandian. Hey, Ham Yi Seul, telah mengabulkan satu keinginanku.
Flashback END..

Baek Ho minum dengan menahan sedih.  Baek Ho bertanya, jadi seperti apa ayahku?
Ibu berkata pria yang jahat, suami yang jahat, ayah yang jahat. Baek Ho bertanya sejahat ituka dia? apakah dia melempar barangmu dan mengambil uangmu setiap hari?
Ibu : Dia akan mengendap-endap saat pulang. Setelah pulang kerja ia akan mencuci pop okmu sepanjang malam. Ia akan menggantikan giliran kerja teman yang sakit.
Baek Ho bertanya lalu mengapa hidupmu berantakan karenanya?

Lalu sebuah kenangan menjawab pertanyaan Baek Ho. Saat ibunya bertemu dengan Yi Seul dulu. Ibu menjawab : Karena dia meninggal. Pria itu tiba-tiba meninggalkan kita dan meninggal begitu saja. Aku tak bisa memaafkannya. Orang bilang mencintai terlalu dalam adalah penyakit. Setelah dia meninggal aku tak bisa hidup seperti dulu lagi. Jika aku memikirkan Baek Ho, aku seharusnya tak melakukan ini sebagai ibunya. Tapi Baek Ho, setiap aku melihatnya, ia begitu mirip dengan ay ahnya.
Ibu menangis dan Yi Seul menenangkannya.

Yi Seul akan pulang dan ibu mengantarnya. Yi Seul bertanya apakah 'tempat itu' masih disana. Ibu menjawab tidak tahu. Sejak ayahnya meninggal ia dan Baek Ho tak pernah kesana. Baek Ho bahkan tidak tahu seperti apa ayahnya.

Kembali ke masa sekarang, Baek Ho berdiri dan bertanya dimana 'tempat itu'. Baek Ho segera berlari. ia ingat saat Yi Seul menemuinya malam-malam. Yi Seul mengajak Baek Ho kesuatu tempat. Ia ingin Baek Ho meluangkan waktunya besok. Baek Ho hanya tertawa melihat keseriusan Yi Seul. Yi Seul minta Baek Ho janji kalau besok akan pergi bersamanya. Itulah terakhir kalinya Baek Ho melihat yi Seul.

Baek Ho kini dirumahnya. Ia masih membuka HP Yi Seul. Ia ingat kata-kata Jin Won bahwa Yi Seul seperti mencari seseorang atau sesuatu, Aku bertanya namun ia merahasiakannya. Baek Ho ingat : Sta siun Kudun?
Malam itu juga Baek Ho pergi ke Stasiun Kudun.

Di Kedai paman. Chae Ri dan Tae Nam sedang membaca surat kabar tentang penyanyi Jin Joo yang digosipkan menjalin hubungan dengan produser. Chae Ri menebaknya dan minta pendapat Chan Wook yang baru datang. Chan Wook mengiyakan. Chae Ri berkomentar kalau Jin Joo hebat dan kemungkinan bisa saja menjadi bintang Hallyu. Tae Nam malah merasa khawatir dan memandang Chan Wook. Tae Nam berkata itu bukan hal yang baik dan ia bertentangan dengan Chae Ri sehingga Chae Ri menebak apa mungkin Tae Nam menyukai Jin Joo. Tae Nam membela diri. Tiba-Tiba Chan W ook berdiri dan pergi.

Chae Ri heran dan bertanya ada apa dengan Chan Wook. Tae Nam berkomentar kalau Chae Ri seolah tahu semuanya tentang cinta, tapi tak tahu hati pria.

Chan Wook datang kesuatu tempat dimana disana direktur Han yang digosipkan dn egan Jin Joo mengadakan seperti jumpa pers.  Han berkata ia masih bertepuk sebelah tangan, tapi ia benar menyukai Jin Joo. Chan Wook yang mendengar itu merasa sedih.

Baek Ho tiba di stasiun Kudun. Terlihat bayangan Yi Seul juga datang kesana. Baek Ho mengikutinya dari belakang. Baek Ho masuk kedalam stasiun kereta kecil itu. Tak ada siapapun disana. Ia didekat jendela dan memandang keluar.

Seseorang datang. Sepertinya ia adalah petugas disana. aku panggil kakek saja karena ia sudah tua. Kakek lalu melihat Baek Ho dan bertanya apa Baek Ho adalah anak Jin Ho. Baek Ho agak bingung sebentar. Lalu ia mengiyakan. Kakek terlihat senang dan berkata kalau Baek Ho sangat mirip dengan Kang Jin Ho. Seorang gadis pernah datang dan berkata akan membawa Baek Ho dan tenyata Baek Ho memang datang. kakek memastikan lagi apakah Baek Ho bernama Baek Ho.

Baek Ho lalu bertanya perempuan yang dimaksud kakek. Kakek berkata gadis itu datang dan mengaku se bagai teman Baek Ho, ia mencari kakek. Ia datang dan banyak bertanya tentang ayah Baek Ho. kakek menunjuk kesuatu tempat dimana gadis itu banyak menangis disana dan berkata akan membawa Baek Ho secepatnya.
Baek Ho memandang bangku di bawah pohon itu.

Baek Ho keluar dan duduk di bangku itu.

Seorang pria sedang menelpon : Maaf, Konduk tor (kereta) Kim sedang sakit flu, ia akan datang nanti siang saat ia merasa lebih sehat. Aku akan menggantikan jadwalnya sampai ia datang. Apakah Baek Ho sedang bermain?

Dan Pria itu adalah KONDUKTOR WAKTU!!!!

  
Konduktor keluar dan mulai menggantikan tugas temannya. Baek Ho masih duduk di tempat duduk tadi, seolah ia menyaksikan apa yang dilakukan konduktor. Baek Ho terkejut.
Konduktor melaksanakan tugasnya. ia lalu membuka pintu dan serombongan penumpang keluar dari dalam stasiun. Konduktor membantu seorang nenek dan heran melihat cucu nenek itu menangis. nenek berkata cucunya menangis karena teringat ibunya setiap melihat kereta. konduktor berkata ia akan bermain dengan anak itu jadi berhenti menangis, lalu konduktor memberi bola baseball.

saat sedang bermain, bola anak itu jatuh ke rel kereta. Ia mengambilnya. Sebuah kereta akan lewat disana. anak itu masih disana. nenek berteriak melihat cucunya. Konduktor yang melihat langsung menyelamatkan anak itu. Dan kita tahu apa yang terjadi.

Baek Ho masih duduk disana. Seolah ia entah masih melihat adegan itu atau tidak. Tapi wajahnya menunjukkan kalau ia tak melihat kenangan itu. kakek memanggilnya dan menyuruhnya masuk karena ia ingin menunjukkan sesuatu.

kakek masih mengoceh saat ia mengambil sesuatu. Ia berkomentar dan mengatakan betapa jahatnya wanita itu, Jin Ho begitu baik padanya, tapi bagaimana mungkin ia tak menyisakan satu foto pun untukmu, agar kau bisa melihat wajah ayahmu.

Baek Ho melihat foto Jin Ho, Ayahnya dan langsung terkejut melihat wajahnya. ya, itu adalah Kondktor waktu, ayah Baek Ho, Kang Jin Ho. Baek Ho ingat kejadian waktu ia kecil saat ia lari dan jatuh menangis,  ada yang memberikannya permen, itu adalah Jin Ho, Konduktor.
Begitu juga orang yang menghajar lintah darat yang mengganggu ibu Baek Ho adalah konduktor. Baek Ho ingat bagaimana pertama ia bertemu konduktor.

Baek Ho benar-benar menangis terisak mengetahui kenyataan itu. Bahwa ayahnya lah yang membantunya selama ini. Bhawa ayahnya tak pernah meninggalkannya dan selalu melakukan yang terbaik untuknya.
(Wew!!! Beneran ternyata tebakanku benar!!!^^).

Baek Ho  ketempat latihan Baseballnya dan melempar bola sambil berteriak 'keluar' pada konduktor. ia melem par bola sambil terus memohon agar konduktor keluar. Sekali saja. ada yang ingin ia katakan. Baek Ho terus dan terus melempar bola. Namun konduktor tak keluar.
Bola terakhir, ia menangis dan berteriak 'Ayah!' sambil melempar bola. Lalu seseorang menangkap bola itu. Konduktor keluar. Kali ini dengan seragamnya.

Konduktor berjalan mendekati Baek Ho. Baek Ho menangis dan bertanya apa konduktor benar ayahnya.  Konduktor menganggukkan kepala. Jadi aku punya seorang ayah? konduktor menganggukkan kepalanya.
Baek Ho : Apa kau tahu aku sangat membencimu?
Konduktor : Aku tahu.
BAek Ho : apa kau tahu aku sangat merindukanmu?
Konduktor menangis dan berkata ia tahu.

Baek Ho bertanya lagi apa kau tahu kalau aku sangat kesepian? Konduktor mennagis dan berkata tentu saja aku tahu. Mereka lalu berpelukan melepaskan kerianduan selama ini.

konduktor dan Baek Ho duduk di ayunan taman. Baek Ho bertanya mengapa konduktor tak mengatakannya sebelumnya. Konduktor berkata karena itu adalah aturan konduktor. Baek Ho berkata karena Yi Seul - lah, makanya ia mengetahui kenyataannya, Yi Seul-lah yang membantunya menemukan ayahnya. mendengar nama Yi Seul wajah konduktor berubah. Ia minta maaf pada Baek Ho, ia tak tahu kalau Yi Seul akan berakhir seperti itu. Jika ia tahu akhirnya seperti itu, ia tak akan muncul di hadapan Baek Ho. BAek Ho bertanya apakah Yi Seul ada disana juga? (surga?) Konduktor menjawab belum. Konduktor berkata kita harus mencarinya dan membawanya kembali.

Tiba-tiba Baek Ho berdiri dan berkata tidak! Baek Ho minta konduktor membawanya ke masa lalu sekali lagi dan ia akan membawa Yi Seul (menyelamatkan Yi Seul). Konduktor berkata Baek Ho tak bisa melakukannya. Baek Ho bertanya kenapa tidak bisa? Aku hanya minum ramuannya dan kembalikan aku ke masa sebelum Yi seul meninggal. Aku harus mencegah kecelakaan itu.
Konduktor : Apa kau tahu aturan penting dalam sebuah perjalanan waktu? Kau tak bisa ikut campur dalam hidup dan matinya seseorang. dan itulah yang sedang ingin kau lakukan sekarang.
Baek Ho : Apa yang akan terjadi jika aku ikut ca mpur? Apa yang akan terjadi jika kau melanggar aturan itu?
Konduktor menatap Baek Ho dan berkata : KAu akan mati. Bahkan jika kau selamat, maka kau akan kehilangan semua ingatanmu. Ditambah lagi tak ada jaminan bahwa kau akan mencegah kematian itu dan Yi Seul akan hidup. bahkan jika Yi Seul beruntung, ia akan selamat, tapi kau tak akan tahu siapa dia. kau akan melupakan selama waktu 20 tahun yang kau lewati bersamanya. lalu apa gunanya itu?
Baek Ho sedikit ragu. Konduktor menambahkan, mengubah masa lalu, bukan berarti kehidupanmu dimasa depan akan lebih baik. Bahkan mungkin ada situasi yang lebih menyakitkan yang menunggumu.

Baek Ho menunduk dan berlutut. Ia menggenggam tangan konduktor : Tak ada hal yang lebih menyakitkan dari ini. Bagiku, situasi sekarang adalah yang terburuk. Tolong biarkan aku kembali sekali lagi. Untuk terakhir kalinya, sekali lagi. Aku tak akan memintamu lagi.
Konduktor : Jika aku mengirimmu kembali, aku tak akan bisa bertemu denganmu lagi.
Baek Ho terkejut dan bertanya maksudnya. konduktor tersenyum dan berkata bahkan konduktor pun akan dihukum jika melanggar aturan. Kau takkan ingat mengenai pertemuan ini, aku akan kehilangan seluruh ingatanmu tentang aku. Meski begitu apa kau tetap ingin kembali?
Baek Ho mengangguk perlahan. (Omo!!! Sedih banged deh,,, kenapa jarus ada pilihan yang rumit begitu???).

Konduktor kesal dan memarahi Baek Ho. Baek Ho tersenyum. Konduktor mengeluarkan bola baseball yang pernah diminta Yi Seul. Itu akan jadi bayaran perjalanan kali ini. Ayah dan anak ini tersenyum sedih. mereka lalu bermain lemparan bola baseball. Saat melempar bola konduktor menangis dan berkata kalau dikehidupan berikutnya ia akan menjadi ayah yang baik bagi Baek Ho.
Baek Ho menjawab, saat itu ia akan lebih banyak bermain baseball dnegan konduktor (T_________T). Saat itu kita akan kepemandian umum bersama. Saat itu......
Baek Ho menunduk, dan saat ia melihat, konduktor sudah  menghilang. Baek Ho memanggil 'ayah!' namun tak ada sahutan. Ia lalu melihat sebuah botol ramuan sudah ada disana. Konduktor benar-benar menghilang kali ini.

Jin Won berada dikantornya. Ia masih berduka. Ia melihat cincin yang ia berikan pada Yi Seul dan teringat bagaimana ia melamar Yi Seul. Jin Won menangis. ia juga melihat film Jerry Maguire kesukaan Yi Seul dan menontonnya dalam kesedihan.

Baek Ho bertemu dengan Chan wook. Chan Wook membawakan kamera yang diminta Baek Ho d an bertanya untuk apa. Baek Ho mengatakan ia ingin melakukan sesuatu dengan itu. Chan Wook berkata kamera itu seharusnya dipakai untuk pengambilan gambar pernikaha Yio Seul. Baek Ho berkata kita akan melakuakannya untuk itu. Chan Wook bingung dan bertanya apa? Tapi Baek Ho menjawab bukan apa-apa. Chan Wook bertanya apa BAek Ho baik-baik saja? Ia sedikit khawatir. Baek Ho lalu berterima kasih, karean Chan wook menjadi teman baik untuk pria sepertinya.

Baek Ho membuat persiapan sebelum kepergiannya kemasa lalu, entah itu kembali atau tidak. ia teringat bagaimana ia bertemu dengan Yi Seul pertama kali, dan s emua kenangan mereka dari SMP, SMA samapi bekerja.
"Apa gunanya aku mengingat Yi Seul tapi dia sudah mati. akan lebih baik juka aku mengingatnya dan aku mati. Akan lebih baik jika dia menikah dengan pelatih. Akan lebih baik jika kami bertengkar dan berpisah begitu saja. Akan lebih baik jika aku yang mati. Ya, aku akan kembali ke masa lalu. Aku akan kembali dan menjemputmu".

Baek Ho lalu meminum ramuannya.

7 Jam sebelum kecelakaan Yi Seul.
Baek Ho terbangun disuatu tempat dimana orang-orang sedang tidur didekatnya. Ia baru menyadari beberapa detik kemudian bahwa ia ada di Membership Training di hari kecelakaan Yi Seul. Ia melihat jam dan menyadari waktunya bahwa ia harus menghentikan Yi Seul sebelum berangkat ke Busan. Ia lalu membangunkan Hyung-nya dan meminjam kunci mobil (wait!!!! bukannya itu adalah ketua Baek Ho di wajib militer?).

Disaat yang sama Yi Seul masih dirumahnya sedang bersiap akan berangkat ke Busan. diluar cuaca sedang buruk, hujan dan berpetir. Yi Seul mengeluarkan cincin milik Baek Ho dari sakunya. Ia memnadangi cincin itu. Yi Seul menuju tempat tidurnya dan berbicar dengan boneka Baek Ho : Hanya karena kita tidak bersama, bukan berarti aku tak mencintaimu. Tapi aku harus pergi ke sisi pelatih sekarang. Sebelum itu aku ingin memberimu satu hadiah terakhir. Jadi aku akan kembali. Juga besok, mari kita menemui ayahmu.
Yi Seul memasukkan cincin itu ke saku boneka dan pergi.

Tepat setelah Yi Seul pergi dengan mobilny a, Baek Ho tiba dengan mobil di depan rumah Yi Seul. Baek Ho menekan bel dan bicara dengan Ibu Yi Seul. Ibu berkata Yi Seul baru saja pergi. Baek Ho kembali ke mobil dan menelpon Yi Seul. Tapi nomornya tak aktif. Baek Ho kesal, ia mencoba tenang dan berfikir. Baek Ho mencoba mengidentifikasi dan memutuskan dia harus menyusul Yi Seul sebelum sampai ke Busan.

Yi Seul masih dalam perjalanan. Baek Ho menyusul sambil menelpon, tapi Yi Seul tak mengangkat telponnya membuat Baek Ho kesal.

Yi Seul sedang disuatu tempat memesan minuman. Ia menelpon jin won dan mereka berbicara. Jin Won ingin Yi Seul segera masuk kerja. Yi Seul protes karena ia sedang cuti, bahkan pengantin lain dapat cuti 3 bulan sebelum menikah. Jin Won komentar kalau pengantik=n lain akan melakukan perawatan tubuh, tapi apa yang dilakukan Yi Seul, jadi lebih baik menyuruhnya masuk kerja. Yi Seul berkata ia akan bekerja, setelah urusannya selelsai. Lalu tiba-tiba ia minta maaf. Jin Won bertanya untuk apa? Apa Yi Seul berencana meninggalkannya di altar nanti? Yi Seul terkejut. Jin Won berkata kalau pengantin wanita akan minta maaf 2 hari sebelum pernikahan, maka ia akan meninggalkan pengantin prianya. Yi Seul berkata kalau mulai sekarang ia akan menja di pengantin yang baik, dan selalu ada disisi Jin Won.
Yi Seul menutup telpon dan melihat banyak panggilan dari Baek Ho. Ia membuka pesan dari Baek Ho yang meminta Yi Seul untuk berhenti dimanapun ia dan jangan pergi. Tapi Yi Seul mengabaikannya, ia fikir jika Baek Ho tahu kemana ia akan pergi, maka Baek Ho tak akan bicara begitu. Dan tanpa Baek Ho sadari ia melewati tempat pemberhentian Yi Seul yang artinya ia melaju lebih dulu dari Yi Seul.

Jam sudah menunjukkan pukul 11.40, 5 menit sebelum waktu kecelakaan. Baek Ho berkata ia harus sampai sebelum Yi Seul disana.
bagaimana kronologis kejadian di perlihatkan. Hari hujan deras. Yi Seul dengan hati-hati menyetir. didepannya ada Truk, di belakang truk ada mobil yang menyalip, sehingga Yi Seul terkejut dan ia kehilangan kendali, dan terjadilah kecelakaan itu.

Baek Ho masih cemas dalam mobilnya. Ia kemudian melewati lokasi kecelakaan Yi Seul. Ia teringat bagaimana kenangannya bersama Yi Seul. Juga teringat akan kata-kata konduktor bahwa dia akan mati. 1 menit sebelum waktu kematian Yi Seul. Dalam hati Baek Ho memohon, tolong selamatkan Yi Seul.

Dan tepat jam 11.45 hal yang sama terjadi. Baek Ho mendengar suara mobil truk, ia melihat kearah suara itu dan kehilangan kendali. Mobilnya terlempar. Kecelakaan Yi Seul berganti dengan kecelakaan Baek Ho. Baek Ho terluka parah. Namun didalamnya ada konduktor yang terus memanggil nama Baek Ho. Konduktor ingat bagaimana ia mengingatkan Baek Ho bahwa Baek Ho akan m ati. Lalu kenangan masa kecil Baek Ho saat bermain bersama ayahnya. Konduktor terus memanggil nama Baek Ho dan menangis.

Yi Seul terjebak macet karena kecelakaan itu. Ia menelpon seseorang dan mengatakan kalau ia terlambat. Lalu ambulans Baek Ho melewatinya tanpa ia sadari.

Baek Ho segera dibawa kerumah sakit. Lukanya parah. Tangannya masih menggenggam ponsel. petugas mengambil ponsel itu dan menghubungi panggilan cepat No. 1, Ham Yi Seul.

Yi Seul sedang berbicara dengan perwakilan Mr. Jonshon (ato malah Mr. Jonshonnya). Yi Seul mempromosikan Baek Ho dan mengatakan tentang kelebihannya.

Ponsel Yi Seul ternyata tertinggal di mobil sehingga ia tak menjawab telpon dari Rumah sakit.
Aku yakin tombol 2 milik Chan Wook. Chan Wook yang sedang sibuk dengan persiapan konser Jin Joo mendapat telpon dari rumah sakit.

Tae Nam dan Chae Ri sedang melakukan pemotretan. Tae Nam mendapat telpon kalau Baek Ho kecelakaan dan segera mengajak Chae Ri pergi.

Yi Seul sepertinya berhasil meyakinkan pihak Mr. Jonshon. Samapi di mobil ia terkejut melihat begitu banyak panggilan. Namun ia mengabaikannya dan segera menelpon Baek Ho. Karena tidak aktif, Yi Seul meninggalkan pesan. Yi Seul dengan gembira mengatakan kalau mereka ingin melihat BAek Ho main baseball, kemungkinan mereka akan ke liga utama. Di saat yang sama Baek Ho sedang menjalani operasi.

"Baek Ho ya~ Apa kau mendengarku"

PIIIIIIIIIIIIPPPP................

END....

Comment :
Akhirnya sinopsis Episode 15 kelar juga. Dengan penuh perjuangan , hahhaha.
Meski masih kena demam Rooftop Prince, aku berusaha membuat sinopsis ini dengan sepenuh hati. Untung sub indonya udah keluar, kalo masih Engsub yang nggak sinkron, mungkin nggak bakal ku lanjutin.

Tebakanku benar!!! Yei!
Aku memang merasa sejak awal kalau Konduktor pasti ada hubungannya sama Baek Ho. Dan benar kan, Konduktor itu ayahnya Baek Ho.
Episode kali ini beneran sedih, Baek Ho bertemu dengan ayahnya dan juga pengorbanan Baek Ho untuk Yi Seul. Setidaknya kali ini mungkin akan berhasil.
Spoiler aja, aku udah nonton episode 16, tapi waktu itu nggak pake sub. Baek Ho amnesia dan hanya melupakan Yi Seul. Konduktor bertemu dengan Yi Seul dan menceritakan tentang perjalanan waktu Baek Ho. Lalu Yi Seul 'kabur' dari pernikahannya atas izin Jin Won.
Episode terakhir, jauh dari bayanganku :')



.


Creative By Cipura Boys © @etatehdotcom 2012